Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Puisi: Sebelah Mata

Sebelah Mata by: Jihan Dhiya Ulhaq Idris (Po-Rain) Dia... Memandangku dengan sebelah mata Terpatri keirian begitu berkobar Seakan matanya ingin mendusta Tangisan... Berguna untuk jiwa ragaku Walaupun kau meremehkan Bahkan, memandangku sebelah mata Terluka... Menghilang begitu saja Terbekas dalam jiwa Hingga menusuk dada Mereka... Tak tahu lagi apa tutur kataku Hanya memandang sebelah mata Tak berarti aku dalam potret mereka Takkan kubiarkan... Sebelah mata itu menyayat Menghancurkan serta merta Mimpi dalam genggaman tanganku Berhenti sesaat... Lupakan! Tapi tak apa! Begitu halus namun sakit Apa daya tubuh mungil ini Tergores jiwaku oleh sebelah mata Begitu jelas... Membekas... Untuk selamanya... Kupandang mereka... Apa yang harus kuperbuat? Apa aku begitu hina? Hingga memandangku sebelah mata? Lisan sunyi walau hidup... Duka jelas begitu terasa... Terlena hidup dalam kerapuhan... Tak terasa air mata menetes Pertanyaan-pertanyaan berdatangan Namun ...

Puisi: Teror oh teror

Teror oh teror by: Jihan Dhiya Ulhaq (Po-Rain) Hati gundah hati gelisah... Terbelit rapuh oleh remangnya cahaya Dilanda ragu terasa sesak Gundah sungguh menawan hati Teror oh teror... Sungguh menyayat hati Namun terasa sakit Membuat malamku kian gelap Raba hatiku! Cemas, takut dan terluka Resah, terpejam dalam luka Semua bersatu di dalam jiwa Teror oh teror... Kenapa harus aku? Apa hanya aku? Benarkah itu? Teror oh teror... Tak tahu kau di mana pikiranku melayang? Di sana nan jauh beterbangan! Diterpa angin dalam mimpi Tertohok rasa sakit begitu perih Hilang rasa kepercayaan Tertanam bibit penyesalan Berduka dalam nyata Teror oh teror... Hilang semua rasa bahagia Dilema karena nyata Nyata bersatu dalam kegelapan dunia

Hujan yang tak sampai...

Merenung dikala hujan turun... Merenung akan hal-hal yang disesali walau sebenarnya itu sederhana. Hujan bagaikan suhu yang dingin untuk meluluhkan hati dikala pemilik hati tersebut sedang pergi mencari di mana sang Matahari. Tak pernah kita tau bahwa pemilik hati tersebut hanya memasang topeng di depan hujan. Di mana Sang Matahari? yang selalu berkata bahwa dia akan menyinari dan menghangatkan pemilik hati tersebut? Di mana?! Berbicaralah kepada hujan maka hujan akan memberimu kesakitan yang sangat perih dikala kamu menghinanya. Berbicaralah kepada matahari maka matahari akan memberitahumu kehangatan yang justru membuatmu terlihat munafik di depannya. Tetes air demi air yang sampai bukankah pertanda bahwa begitu besarnya masalah pemilik hati tersebut? Maka menangislah pemilik hati tersebut manakala berpadunya air hujan dan air matanya. Ingin tersenyum tapi apa daya? Pemilik hati tersebut sudah lelah untuk berpura-pura dikala hujan turun. Matahari pergi... Kenapa?! Pergi k...

10 Konsep Esensial Geografi (Pengertian dan contohnya)

Apa sih konsep esensial geografi itu? Terus contoh-contohnya apa? Jadi, konsep esensial geografi itu adalah konsep dasar bagi perkembangan geogragi. Bisa juga dikatakan sebagai study dalam mempelajari geografi. Nah, sebelum membahas apa itu konsep esensial geografi. Udah pada tau gak nih pengertian dari geografi? Nah gue jelaskan ya dari pengertian umumnya. Jadi, menurut semlok (seminar dan lokakarya) Ikatan Geografi Indonesia (IGI) di Semarang pada tahun 1998 menyimpulkan bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan. Sedangkan menurut gue pribadi, geografi itu mengajarkan segala sesuatu yang berkaitan dengan peristiwa di bumi. Konsep esensial geografi ini ada 10, yaitu: 1. Konsep Lokasi Konsep lokasi adalah konsep tentang letak suatu tempat atau fenomena di muka bumi ini. Konsep lokasi ini bahkan terbagi menjadi dua, yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif....

Antara aku dan adik-adikku tersayang

Hari ini, 10 September 2016 hari di mana tidak ada kebisingan atau keributan di dalam rumah. Hiruk pikuk yang meramaikan rumah kini menjadi sunyi. Sunyi ini menyebabkan kerinduan yang mendalam. Tak ada lagi adik-adik nakal yang suka membuat keributan. Terkadang, aku merindukan mereka yang suka membuat mappanenna setengah mati dan di setiap waktu jika aku sedang berada di rumah. Karna aku anak sulung, maka aku harus memberikan contoh yang baik kepada adik-adikku ini, jadi jangan marah ya dek kalau kakak keseringan marahi kalian hehehe. Perkenalkan, adikku yang pertama bernama Raihan Firdaus Idris. Dia duduk dibangku 5 SD dan dia adalah orang yang hobinya main game dan suka nonton. Hal yang paling aku nggak suka nih ya, terkadang dia itu lupa sehingga keterusan nonton sama main game deh, hingga lupa makan dan lain-lain. Nah, ujung-ujungnya? gue juga'kan yang dimarahin sama mama dan papa. Di marahin ini itulah, tragisnya ya yang jadi anak sulung hehehe. Yang adik kedua aku itu nama...

Bahagia itu sederhana

Setiap orang memiliki definisi masing-masing dari kata bahagia itu sendiri. Semuanya memang benar, tapi terkadang kita tidak bisa mengungkapkan lewat kata demi kata karna bahagia adalah perasaan yang memang sukar diungkapkan namun sangat mudah dirasakan. Sebenarnya banyak sekali perasaan di dunia ini, namun yang paling banyak hanya dua yaitu bahagia dan sedih. Di sini, saya akan membagi pengalaman saya sesuai judul yang saya tuliskan di tulisan saya kali ini. Banyak hal di dunia ini yang membuat kita bahagia entah itu hal kecil atau hal besar, namun terkadang butuh banyak pengorbanan jika kita ingin bahagia berdasarkan hal besar tersebut. Saya akan menceritakan satu pengalaman saya di sini. Jadi, saat itu adalah pelajaran bahasa indonesia dengan materi LHO (Laporan Hasil Observasi). Dalam materi tersebut, tugasnya itu kerja kelompok dan kelompok kami itu mengamati di bagian greenhouse belakang sekolah kami. Kelompok saya terdiri dari 5 orang, diantaranya 3 orang laki-laki dan 2 ora...

Ketika saya hanya bisa iri dengan 'mereka'

Apa malam ini benar-benar tidak mendukung? Mendukung saya seharusnya. Malam ini sungguh terlihat sangat 'datar' bagi saya. Tak ada keceriaan dan kebahagiaan yang mendominasi. Hanya ada perasaan yang campur aduk hingga membuat saya iri dengan mereka. Ketika mereka mencoba mendekat, cukup saya yang menjauh. Saya merasa tak pantas dengan mereka. Saya iri, padahal mereka tak menyakiti hati saya. Saya cemburu, apa bedanya? Saya tidak ingin menyalahkan apapun dan siapapun. Karna itu tidak akan mengubah apapun, waktu akan terus berjalan maju dan membiarkan waktu berlalu hingga banyaknya penyesalan yang hinggap di hati kecil ini. Menyesal karna lebih menuruti 'ego' saya yang licik ini bagaikan kancil yang mencoba membodohi buaya. Saya tidak benci mereka saya hanya iri kenapa saya merasa mereka terlalu 'sempurna' untuk saya? saya kadang merasa 'nobody' ketika banyak orang membanggakan mereka di depan saya. Mereka seperti cahaya di langit yang menerangi malam ...

Merasa senang karna dibutuhkan...

Assalamualaikum... Hari ini, matahari sangat cerah seperti menyinari hatiku yang sedang berseri-seri ini. Entahlah... aku senang banget ternyata mereka butuh aku karna ada kelebihan aku yang mereka gak punya. Terkadang, ngeselin juga sih karna biasanya mereka suka usil tapi ya dibawa santailah lagian kalau aku ngambeknya lama-lama, pasti mereka usahain buat ngebaikin mood-ku ini. Kenapa? ya mereka gak bisa lama-lama jauh dari aku. Ada juga sih yang deket karna ada maunya tapi juga ada yang karna apa adanya. Natural. Aku suka orang yang natural kepadaku karna apa ya... mereka bisa nunjukkin sisi tegarnya di depan kita. Ada hal yang membanggakan sendiri gitu buat aku, karna ternyata ketika mereka apa adanya dengan aku berarti ada suatu 'hal' yang mereka amanahin ke aku. Apa aku yang kegeeran atau memang mereka udah bisa menaruh kepercayaan kepadaku? Apalagi... saat mereka memujimu beeehhh... bawaannya baper mulu. Terbang tinggi ke langit ke tujuh tanpa sayap deh pokoknya tapi ...

Mencoba menerima diri apa adanya

Assalamualaikum... Akhir-akhir ini saya terkadang down . Gairah hidup benar-benar surut seperti semangat saya yang sekarang sedang kering dan butuh hujan agar hujan itu dapat menyegarkan saya kembali. Selalu memikirkan hal-hal negatif tentang saya dan saya seperti merasa, "Saya tidak bisa dan tidak bisa!" Saya sejujurnya menyerah dengan keadaan ini. Keadaan di mana harus 'terpaksa' melakukan hal-hal yang jarang saya lakukan. Saya takut akan segala sesuatu apalagi itu menyangkut diri saya. Butuh ekstra pengorbanan agar mereka tau bagaimana menghargai orang 'seperti' saya. Terkadang, saya ingin mati saja. Semua perasaan negatif bercampur aduk, serasa diremuk. Khawatir, takut, marah, sedih hingga tak terkira lagi berapa adonan rasa yang saya rasakan. Hal-hal yang menyangkut kekurangan saya ini membuat saya takut untuk bersosialisasi, tidak percaya diri, mengorbankan banyak hal agar dihargai dan takut. Terkadang, saya merasa hidup itu tidak adil. Tapi, sahabat...

Harapanku untuk Indonesia kedepannya...

Merdeka! Merdeka! Merdeka! Kemarin, 17 Agustus adalah hari yang paling bersejarah untuk bangsa Indonesia, termasuk untuk saya sendiri. Berbagai hal unik dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk memperingati Hari Kemerdekaan kita. Misalnya, lomba makan kerupuk, lomba lari karung, gerak jalan, memasang bendera merah putih di depan rumah beserta bendera umbul-umbulnya, meramaikan twitter dengan hastag yang berhubungan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia, meramaikan dunia maya, memasang status BBM tentang Hari Kemerdekaan Indonesia, melakukan upacara dan terakhir, ada juga yang hanya tiduran di rumah bersantai tanpa melakukan apa-apa (kasihan yaaa...). Ngomong-ngomong soal Hari Kemerdekaan Indonesia kemarin. Menurut saya, Indonesia belum sepenuhnya terbebas dari penjajahan. Walaupun penjajahan (penjajahan di sini yang saya maksud adalah perang) sudah lama usai, tapi sebenarnya masih banyak penjajahan yang lain. Seperti korupsi, maraknya penipuan, pemerkosaan, penyebaran narkoba dan lain...

Bumi itu datar atau bulat?

Assalamualaikum... Tangan saya benar-benar gatal ingin menulis artikel ini. Akhir-akhir ini saya berdebat dengan pikiran saya sendiri. Menanyakan apa sebenarnya bumi itu datar? karna sebenarnya ilmu pengetahuan mengajarkan kita bahwa bumi itu bulat. Tapi, banyak juga yang menentang ini. Sebut saja komunitas Flat Earth Society. Komunitas ini percaya bahwa sebenarnya bumi itu datar! Loh? Anehkan? Saya saja tertawa sendiri mendengarnya. Awalnya, saya baca bahwa pada abad entah itu abad berapa saya lupa kalo Phytagoras adalah pencetus dari teori bumi itu bulat. Tapi'kan itu jaman dahulu ya mana mungkin orang percaya, apalagikan masanya itu peralatan belum canggih. Ralat, masih tradisional. Dan mungkin manusia zaman itu merasa bahwa bumi itu datar. Kenapa? ya kalian coba aja jalan di bumi ini tanpa bantuan teknologi apapun pasti ngerasa 'bumi datar' ya? padahal kalau dari kejauhan atau diliat dari angkasa sebenarnya bumi itu bulat (walau bukan saya yang lihat sendiri sih tapi...

Dear My Future Husband

Dear my future husband... Apa kabar? Lagi apa? Sekarang lagi di mana? Tau gak aku itu penasaran banget sama wajah kamu. Tau gak aku suka sama seseorang dalam diam tapi aku tetap akan menunggumu karna aku tau Allah mempersiapkan kamu untukku. Tau gak jika aku selalu baper jika melihat orang berpacaran tapi aku tau kamu akan melamarku suatu hari nanti. Aku berdoa semoga kamu bisa menjaga diri baik-baik ya, untukku dan keluarga kita nanti. Aku berdoa semoga kamu di sana berjuang untuk dirimu dan diriku agar hidup kita bisa mapan. Aku berdoa agar kamu tidak mudah menyerah agar bisa menjadi pemimpin yang baik untukku. Aku berdoa kamu adalah orang yang bisa membawa suka dan duka padaku agar kita bisa merasakan dan tau artinya hidup. Aku berdoa kamu semoga kamu adalah penghafal Al-Qur'an agar bisa menjadi imam yang baik dan juga menjadi guru untukku dan anak-anak kita nanti karna aku belum terlalu sempurna jika menyangkut agama. Aku berdoa kamu bisa menjaga diri dar...

Aku tidak ingin PACARAN. Alasannya?

Assalamualaikum... Slogan remaja sekarang "Nggak jaman kali kalau NGGAK pacaran" Nggak jaman? hahaha lucu. Kenapa? Jadi, hamil diluar nikah itu jaman ya sekarang? Kan pacarannya nggak ngapa-ngapain. Iya, tapi jamin besoknya bakalan gimana? ...... Mirisnya, ketika awal dari pacaran dimulai memang nggak ngapa-ngapain tapi semakin jauh hari pasti ngapa-ngapain karna jika kita berhasil dari godaan setan yang pertama alhasil juga godaan setan yang kedua dan seterusnya akan berhasil. Pacaran yang awalnya nggak ngapa-ngapain dan itu jebakan setan malah jadi ngapa-ngapain. Maraknya, sekarang banyaknya kondisi hamil diluar nikah yang bahkan menghancurkan masa depan. Saya sendiri jujur, dulu pengen banget merasakan yang namanya pacaran. Dulu, saya iri sama teman-teman yang pacaran bahkan bikin saya baper tapi, Alhamdulillah... Allah selalu melindungi hamba-Nya ini dari godaan setan. Saya bilang begitu karna memang dasarnya pacaran itu terkesan main-main dan jika itupun saya in...