Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2016

Bahagia itu sederhana

Setiap orang memiliki definisi masing-masing dari kata bahagia itu sendiri. Semuanya memang benar, tapi terkadang kita tidak bisa mengungkapkan lewat kata demi kata karna bahagia adalah perasaan yang memang sukar diungkapkan namun sangat mudah dirasakan. Sebenarnya banyak sekali perasaan di dunia ini, namun yang paling banyak hanya dua yaitu bahagia dan sedih. Di sini, saya akan membagi pengalaman saya sesuai judul yang saya tuliskan di tulisan saya kali ini. Banyak hal di dunia ini yang membuat kita bahagia entah itu hal kecil atau hal besar, namun terkadang butuh banyak pengorbanan jika kita ingin bahagia berdasarkan hal besar tersebut. Saya akan menceritakan satu pengalaman saya di sini. Jadi, saat itu adalah pelajaran bahasa indonesia dengan materi LHO (Laporan Hasil Observasi). Dalam materi tersebut, tugasnya itu kerja kelompok dan kelompok kami itu mengamati di bagian greenhouse belakang sekolah kami. Kelompok saya terdiri dari 5 orang, diantaranya 3 orang laki-laki dan 2 ora...

Ketika saya hanya bisa iri dengan 'mereka'

Apa malam ini benar-benar tidak mendukung? Mendukung saya seharusnya. Malam ini sungguh terlihat sangat 'datar' bagi saya. Tak ada keceriaan dan kebahagiaan yang mendominasi. Hanya ada perasaan yang campur aduk hingga membuat saya iri dengan mereka. Ketika mereka mencoba mendekat, cukup saya yang menjauh. Saya merasa tak pantas dengan mereka. Saya iri, padahal mereka tak menyakiti hati saya. Saya cemburu, apa bedanya? Saya tidak ingin menyalahkan apapun dan siapapun. Karna itu tidak akan mengubah apapun, waktu akan terus berjalan maju dan membiarkan waktu berlalu hingga banyaknya penyesalan yang hinggap di hati kecil ini. Menyesal karna lebih menuruti 'ego' saya yang licik ini bagaikan kancil yang mencoba membodohi buaya. Saya tidak benci mereka saya hanya iri kenapa saya merasa mereka terlalu 'sempurna' untuk saya? saya kadang merasa 'nobody' ketika banyak orang membanggakan mereka di depan saya. Mereka seperti cahaya di langit yang menerangi malam ...

Merasa senang karna dibutuhkan...

Assalamualaikum... Hari ini, matahari sangat cerah seperti menyinari hatiku yang sedang berseri-seri ini. Entahlah... aku senang banget ternyata mereka butuh aku karna ada kelebihan aku yang mereka gak punya. Terkadang, ngeselin juga sih karna biasanya mereka suka usil tapi ya dibawa santailah lagian kalau aku ngambeknya lama-lama, pasti mereka usahain buat ngebaikin mood-ku ini. Kenapa? ya mereka gak bisa lama-lama jauh dari aku. Ada juga sih yang deket karna ada maunya tapi juga ada yang karna apa adanya. Natural. Aku suka orang yang natural kepadaku karna apa ya... mereka bisa nunjukkin sisi tegarnya di depan kita. Ada hal yang membanggakan sendiri gitu buat aku, karna ternyata ketika mereka apa adanya dengan aku berarti ada suatu 'hal' yang mereka amanahin ke aku. Apa aku yang kegeeran atau memang mereka udah bisa menaruh kepercayaan kepadaku? Apalagi... saat mereka memujimu beeehhh... bawaannya baper mulu. Terbang tinggi ke langit ke tujuh tanpa sayap deh pokoknya tapi ...

Mencoba menerima diri apa adanya

Assalamualaikum... Akhir-akhir ini saya terkadang down . Gairah hidup benar-benar surut seperti semangat saya yang sekarang sedang kering dan butuh hujan agar hujan itu dapat menyegarkan saya kembali. Selalu memikirkan hal-hal negatif tentang saya dan saya seperti merasa, "Saya tidak bisa dan tidak bisa!" Saya sejujurnya menyerah dengan keadaan ini. Keadaan di mana harus 'terpaksa' melakukan hal-hal yang jarang saya lakukan. Saya takut akan segala sesuatu apalagi itu menyangkut diri saya. Butuh ekstra pengorbanan agar mereka tau bagaimana menghargai orang 'seperti' saya. Terkadang, saya ingin mati saja. Semua perasaan negatif bercampur aduk, serasa diremuk. Khawatir, takut, marah, sedih hingga tak terkira lagi berapa adonan rasa yang saya rasakan. Hal-hal yang menyangkut kekurangan saya ini membuat saya takut untuk bersosialisasi, tidak percaya diri, mengorbankan banyak hal agar dihargai dan takut. Terkadang, saya merasa hidup itu tidak adil. Tapi, sahabat...

Harapanku untuk Indonesia kedepannya...

Merdeka! Merdeka! Merdeka! Kemarin, 17 Agustus adalah hari yang paling bersejarah untuk bangsa Indonesia, termasuk untuk saya sendiri. Berbagai hal unik dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk memperingati Hari Kemerdekaan kita. Misalnya, lomba makan kerupuk, lomba lari karung, gerak jalan, memasang bendera merah putih di depan rumah beserta bendera umbul-umbulnya, meramaikan twitter dengan hastag yang berhubungan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia, meramaikan dunia maya, memasang status BBM tentang Hari Kemerdekaan Indonesia, melakukan upacara dan terakhir, ada juga yang hanya tiduran di rumah bersantai tanpa melakukan apa-apa (kasihan yaaa...). Ngomong-ngomong soal Hari Kemerdekaan Indonesia kemarin. Menurut saya, Indonesia belum sepenuhnya terbebas dari penjajahan. Walaupun penjajahan (penjajahan di sini yang saya maksud adalah perang) sudah lama usai, tapi sebenarnya masih banyak penjajahan yang lain. Seperti korupsi, maraknya penipuan, pemerkosaan, penyebaran narkoba dan lain...

Bumi itu datar atau bulat?

Assalamualaikum... Tangan saya benar-benar gatal ingin menulis artikel ini. Akhir-akhir ini saya berdebat dengan pikiran saya sendiri. Menanyakan apa sebenarnya bumi itu datar? karna sebenarnya ilmu pengetahuan mengajarkan kita bahwa bumi itu bulat. Tapi, banyak juga yang menentang ini. Sebut saja komunitas Flat Earth Society. Komunitas ini percaya bahwa sebenarnya bumi itu datar! Loh? Anehkan? Saya saja tertawa sendiri mendengarnya. Awalnya, saya baca bahwa pada abad entah itu abad berapa saya lupa kalo Phytagoras adalah pencetus dari teori bumi itu bulat. Tapi'kan itu jaman dahulu ya mana mungkin orang percaya, apalagikan masanya itu peralatan belum canggih. Ralat, masih tradisional. Dan mungkin manusia zaman itu merasa bahwa bumi itu datar. Kenapa? ya kalian coba aja jalan di bumi ini tanpa bantuan teknologi apapun pasti ngerasa 'bumi datar' ya? padahal kalau dari kejauhan atau diliat dari angkasa sebenarnya bumi itu bulat (walau bukan saya yang lihat sendiri sih tapi...