Apa sih konsep esensial geografi itu?
Terus contoh-contohnya apa?
Jadi, konsep esensial geografi itu adalah konsep dasar bagi perkembangan geogragi. Bisa juga dikatakan sebagai study dalam mempelajari geografi.
Nah, sebelum membahas apa itu konsep esensial geografi. Udah pada tau gak nih pengertian dari geografi? Nah gue jelaskan ya dari pengertian umumnya.
Jadi, menurut semlok (seminar dan lokakarya) Ikatan Geografi Indonesia (IGI) di Semarang pada tahun 1998 menyimpulkan bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan.
Sedangkan menurut gue pribadi, geografi itu mengajarkan segala sesuatu yang berkaitan dengan peristiwa di bumi.
Konsep esensial geografi ini ada 10, yaitu:
1. Konsep Lokasi
Konsep lokasi adalah konsep tentang letak suatu tempat atau fenomena di muka bumi ini. Konsep lokasi ini bahkan terbagi menjadi dua, yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif. Lokasi absolut adalah lokasi yang tidak pernah berubah-ubah berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Sedangkan lokasi relatif adalah lokasi yang bisa-bisa berubah-ubah berdasarkan faktor tertentu. Contoh:
- Lokasi Absolut:
1. Indonesia terletak antara 6 derajat LU - 11 derajat LS.
2. Kawasan Kanada yang paling selatan berada di lintang 42 derajat LU dan yang paling utara 72 derajat LU.
- Lokasi Relatif:
1. Indonesia berada diantara 2 samudera dan 2 benua serta dilalui jalur perdagangan dunia.
2. Sebelah utara Kanada berbatasan dengan Samudra Atlantik.
2. Konsep Jarak
Konsep jarak merupakan konsep yang mempelajari jarak antar suatu tempat. Bisa juga jarak antar fenomena yang satu dan lainnya. Konsep jarak ini juga terbagi menjadi 2, yaitu konsep jarak absolut (mutlak) dan konsep jarak relatif. Konsep jarak absolut merupakan konsep jarak yang tetap (bisa diukur dengan satuan ukuran jarak) sedangkan konsep jarak relatif merupakan konsep jarak yang bisa berubah karna faktor tertentu semisal faktor psikologis, ekonomi dan sosial. Contoh:
- Jarak Relatif:
1. Pinrang - Sidrap ditempuh selama 40 menit jika menggunakan motor, tapi kalau mengendarai mobil hanya selama 20 menit.
2. Jarak Indonesia ke Cina jika ditempuh dengan pesawat adalah 8 jam tapi kalau menggunakan kapal air, bisa lebih lama lagi yaitu 50 jam.
- Jarak absolut (mutlak):
1. Jarak Pinrang-Sidrap adalah 20 km.
2. Jarak Indonesia - Cina adalah 3129 mil.
3. Konsep Keterjangkauan
Konsep keterjangkauan adalah konsep yang mempelajari tentang mudah atau tidaknya dijangkau suatu tempat. Contoh:
1. Amerika bisa ditempuh dengan pesawat terbang.
2. Daerah pedalaman di Indonesia hanya bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua.
3. Daerah kutub bisa dijelajahi menggunakan ski beserta peralatan lengkap agar tidak kedinginan.
4. Konsep Pola
Konsep pola adalah konsep yang mempelajari pola persebaran fenomena di muka bumi ini karna umumnya, persebaran ini tidak merata sehingga menyebabkan suatu pola-pola yang terbentuk. Contoh:
- Daerah di Jawa sudah banyak tersebar pembangunan gedung yang tinggi.
- Pembangunan sepanjang kali ciliwung.
- Pembangunan rumah dengan konsep petak.
- Persebaran hutan gundul di Kalimantan.
5. Konsep Morfologi
Konsep Morfologi adalah konsep yang mempelajari bentuk-bentuk lahan yang berkaitan dengan tenaga pembentuk bumi. Tenaga pembentuk bumi sendiri terbagi menjadi dua, yaitu tenaga endogen dan tenaga eksogen. Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi sedangkan tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar bumi. Bentuk-bentuk lahan yang disebabkan oleh tenaga pembentuk bumi ini bervariasi seperti gunung, lembah, sungai, danau dan lain-lain. Contohnya:
1. Bogor daratan tinggi dan Depok daratan rendah.
2. Enrekang daratan tinggi dan Pinrang daratan rendah.
6. Konsep Aglomerasi
Konsep Aglomerasi adalah suatu konsep yang mengelompokkan suatu peristiwa atau fenomena yang berkaitan dengan kegiatan atau aktivitas manusia. Contoh:
1. Daerah perkantoran Thamrin.
2. Pasar senen, pasar pagi dan pasar malam.
3. Gotong royong membersihkan lingkungan di daerahnya.
7. Konsep Nilai Kegunaan
Konsep ini mempelajari tentang peran dan manfaat yang diberikan oleh suatu tempat atau daerah kepada manusia atau makhluk hidup disekitarnya.
- Daerah Bogor sangat adem, cocok.untuk tempat berwisata.
- Daerah di Kalimantan banyak hutan, cocok untuk pertanian.
8. Konsep Interaksi dan Interpedensi
Konsep yang saling mempengaruhi dan berkaitan antar gejala fenomena di muka bumi. Contoh:
- Di daerah pantai, penduduknya bermata pencaharian nelayan.
- Di Jepang, salah satu negara maju di Asia, penduduknya rata-rata awet muda.
- Pada siang hari atau terik, bagusnya menggunakan pakaian putih.
9. Konsep Differensiasi Area (Areal Differentiation)
Konsep ini mempelajari bahwa disetiap daerah memiliki perbedaan sehingga membuat karakteristik tertentu. Konsep ini juga mempelajari bahwa adanya perbedaan gejala fenomena yang satu dengan lainnya.
- Di Jepang, sebagai negara maju sudah banyak teknologi yang canggih sehingga dapat diekspor ke negara tetangga.
- Di Indonesia, kaya akan keanekaragaman ikan dan rempah-rempah sehingga dapat diekspor ke negara tetangga.
10. Konsep Keterkaitan Keruangan
Konsep ini mempelajari keterkaitan antar suatu daerah/keruangan. Contohnya:
1. Agar Kota bisa memproduksi barang yang berkualitas, maka Desa perlu mengirim bahannya kemudian hasilnya nanti dapat dikirim ke Desa untuk dinikmati.
2. Malaysia dilanda kabut asap akibat pembakaran hutan Riau.
3. Jakarta dilanda banjir akibat kiriman air dari Bogor.
Nah, begitulah penjelasan dari 10 konsep esensial geografi. Semoga bermanfaat ya ;)
Komentar
Posting Komentar
Syarat berkomentar:
*Berkomentarlah dengan unsur yang tidak mengandung kontroversi
*Berkomentarlah sesuai konten yang dibahas