Langsung ke konten utama

Ketika saya hanya bisa iri dengan 'mereka'

Apa malam ini benar-benar tidak mendukung?

Mendukung saya seharusnya. Malam ini sungguh terlihat sangat 'datar' bagi saya. Tak ada keceriaan dan kebahagiaan yang mendominasi. Hanya ada perasaan yang campur aduk hingga membuat saya iri dengan mereka.

Ketika mereka mencoba mendekat, cukup saya yang menjauh. Saya merasa tak pantas dengan mereka. Saya iri, padahal mereka tak menyakiti hati saya. Saya cemburu, apa bedanya?

Saya tidak ingin menyalahkan apapun dan siapapun. Karna itu tidak akan mengubah apapun, waktu akan terus berjalan maju dan membiarkan waktu berlalu hingga banyaknya penyesalan yang hinggap di hati kecil ini. Menyesal karna lebih menuruti 'ego' saya yang licik ini bagaikan kancil yang mencoba membodohi buaya.

Saya tidak benci mereka saya hanya iri kenapa saya merasa mereka terlalu 'sempurna' untuk saya? saya kadang merasa 'nobody' ketika banyak orang membanggakan mereka di depan saya. Mereka seperti cahaya di langit yang menerangi malam yang hanya bergantung dengan cahaya tersebut. Mereka adalah cahaya dan saya adalah malamnya. Saya merasa, apa yang saya bisa lakukan untuk mereka? sehingga ketika orang-orang berbicara tentang saya di depan mereka setidaknya mereka merasa bangga dengan saya. Abu-abu memang, sehingga yang membaca ini tidak tau siapa 'mereka' itu. Saya sayang mereka sehingga membuat saya banyak merenung. Saya tidak ingin orang-orang memandang saya terkesan 'dikasihani' oleh mereka. Saya tidak suka! Saya ingin membanggakan mereka sebagai balas budi mereka. Mereka tau problema saya dan saya tau problema mereka dan kami saling berbagi cerita.

Saya tau mereka menerima saya apa adanya tapi saya hanya merasa agar setidaknya ada hal yang membuat mereka bangga akan saya, bangga akan kelebihan yang ada di diri saya. Tapi, apa itu? Saya akan mencoba mencari-cari itu dalam diri saya demi mereka.

Hai 'mereka'! Terima kasih sudah membuat saya iri! Hingga membuat saya kini merenung dan mencari-cari sesuatu yang tak pernah saya temukan dalam diri saya. 'Mereka' membuat saya lebih fokus dengan hal positif.

Aku bangga dengan 'mereka'! Aku tak ingin mengganti kata 'mereka' dengan kata 'kalian' karna tidak semua orang peduli sama saya, saya tau banyak yang membenci saya. Cukup catatan ini untuk 'mereka' hingga 'mereka' tak tau siapa 'mereka' itu sebenarnya. Hahahaha sungguh membingungkan.

Saya menulis ini, sesudah saya mengecek BBM saya dan saya melihat ada seorang teman yang mengirimkan saya vn. Bukan apanya, saya hanya merasa iri karna teman saya itu bisa seenaknya mengirimkan vn kepada orang tanpa ada rasa takut. Sedangkan saya? saya akan mengirimkan vn itu kepada 'mereka' karna hanya 'mereka' yang peduli dengan saya. Karna 'mereka' yang mengerti suara saya. Saya hanya iri tapi tidak bersedih. Salah satu dari 'mereka' ada yang populer dan lagi-lagi saya harus iri? karna yang populer itu diantara 'mereka' memiliki banyak teman yang populer juga! Apalagi yang saya harus lakukan agar setidaknya ada yang bisa dibanggakan dari saya? Terkadang, ada teman dari yang populer itu menanyakannya sehingga itu terkesan mereka akan menyapa dan menghampiri saya ketika itu berkaitan dengan salah satu diantara 'mereka' bukan karna saya.

Then... saya bisa apa? Terkadang, saya harus senyum di depan orang-orang dan dari 5 orang yang saya lemparkan senyum pasti hanya 2 orang yang membalasnya. Dan tau apa? semua orang yang berada dalam lingkaran hidup saya pasti berkaitan dengan 'mereka' entah itu temankah, pacarkah, mantankah, sepupukah, dan lain-lain. Yang pasti 'mereka' mungkin tidak sadar bahwa ini tentang 'mereka' hahahaha maaf yah! lagian yang baca ini gak taulah siapa 'mereka' ini. Kan banyak 'mereka' di kehidupan saya.

Ilysm 'mereka'!

"Terkadang, butuh ribuan bintang untuk menjadi penerang malam. Jika ribuan bintang itu sedikit demi sedikit hilang cahayanya, maka malam akan merasa bahagia sehingga malam tak perlu iri lagi dengan ribuan bintang, setidaknya untuk sementara. Tapi, karna terbiasa maka malam akan merasa kekurangan padahal malam sendiri tau seberapa kurangnya dia dibandingkan bintang yang cahayanya hilang tersebut." - J i h a n

Komentar

Posting Komentar

Syarat berkomentar:
*Berkomentarlah dengan unsur yang tidak mengandung kontroversi
*Berkomentarlah sesuai konten yang dibahas

Postingan populer dari blog ini

Puisi: Sebelah Mata

Sebelah Mata by: Jihan Dhiya Ulhaq Idris (Po-Rain) Dia... Memandangku dengan sebelah mata Terpatri keirian begitu berkobar Seakan matanya ingin mendusta Tangisan... Berguna untuk jiwa ragaku Walaupun kau meremehkan Bahkan, memandangku sebelah mata Terluka... Menghilang begitu saja Terbekas dalam jiwa Hingga menusuk dada Mereka... Tak tahu lagi apa tutur kataku Hanya memandang sebelah mata Tak berarti aku dalam potret mereka Takkan kubiarkan... Sebelah mata itu menyayat Menghancurkan serta merta Mimpi dalam genggaman tanganku Berhenti sesaat... Lupakan! Tapi tak apa! Begitu halus namun sakit Apa daya tubuh mungil ini Tergores jiwaku oleh sebelah mata Begitu jelas... Membekas... Untuk selamanya... Kupandang mereka... Apa yang harus kuperbuat? Apa aku begitu hina? Hingga memandangku sebelah mata? Lisan sunyi walau hidup... Duka jelas begitu terasa... Terlena hidup dalam kerapuhan... Tak terasa air mata menetes Pertanyaan-pertanyaan berdatangan Namun ...

10 Konsep Esensial Geografi (Pengertian dan contohnya)

Apa sih konsep esensial geografi itu? Terus contoh-contohnya apa? Jadi, konsep esensial geografi itu adalah konsep dasar bagi perkembangan geogragi. Bisa juga dikatakan sebagai study dalam mempelajari geografi. Nah, sebelum membahas apa itu konsep esensial geografi. Udah pada tau gak nih pengertian dari geografi? Nah gue jelaskan ya dari pengertian umumnya. Jadi, menurut semlok (seminar dan lokakarya) Ikatan Geografi Indonesia (IGI) di Semarang pada tahun 1998 menyimpulkan bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan. Sedangkan menurut gue pribadi, geografi itu mengajarkan segala sesuatu yang berkaitan dengan peristiwa di bumi. Konsep esensial geografi ini ada 10, yaitu: 1. Konsep Lokasi Konsep lokasi adalah konsep tentang letak suatu tempat atau fenomena di muka bumi ini. Konsep lokasi ini bahkan terbagi menjadi dua, yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif....

Aku tidak ingin PACARAN. Alasannya?

Assalamualaikum... Slogan remaja sekarang "Nggak jaman kali kalau NGGAK pacaran" Nggak jaman? hahaha lucu. Kenapa? Jadi, hamil diluar nikah itu jaman ya sekarang? Kan pacarannya nggak ngapa-ngapain. Iya, tapi jamin besoknya bakalan gimana? ...... Mirisnya, ketika awal dari pacaran dimulai memang nggak ngapa-ngapain tapi semakin jauh hari pasti ngapa-ngapain karna jika kita berhasil dari godaan setan yang pertama alhasil juga godaan setan yang kedua dan seterusnya akan berhasil. Pacaran yang awalnya nggak ngapa-ngapain dan itu jebakan setan malah jadi ngapa-ngapain. Maraknya, sekarang banyaknya kondisi hamil diluar nikah yang bahkan menghancurkan masa depan. Saya sendiri jujur, dulu pengen banget merasakan yang namanya pacaran. Dulu, saya iri sama teman-teman yang pacaran bahkan bikin saya baper tapi, Alhamdulillah... Allah selalu melindungi hamba-Nya ini dari godaan setan. Saya bilang begitu karna memang dasarnya pacaran itu terkesan main-main dan jika itupun saya in...